Showing posts with label Tugas halaman 159. Show all posts
Showing posts with label Tugas halaman 159. Show all posts

Monday, January 1, 2018

Kunci Jawaban Tugas Halaman 159 Teks Negosiasi

Kunci Jawaban Soal Latihan Buku Bahasa Indonesia kelas X kurikulum 2013

Teks Negosiasi

Tugas halaman 159

Berlatihlah untuk menganalisis faktor yang menentukan keberhasilan negosiasi dalam teks antara pedagang dan pembeli, HP Baru, dan Terima Kasih Bu Mia.
Gunakan tabel berikut ini. Kamu boleh mengubah kolom tabel sesuai dengan kebutuhan.

 Jawaban :

Pedagang dan Pembeli
Faktor Penyebab
Keberhasilan Negosiasi
Bukti Kutipan
Alasan yang disampaikan mampu meyakinkan pembeli bahwa harga tersebut layak
Belum boleh, Bu. Barangnya bagus lho, Bu. Ini bukan karbitan. Masak pohon.
Belum boleh, Bu. Dua puluh delapan ribu, ya, Bu. Biar saya dapat untung, Bu.”
Tidak memaksa pihak lain.
“Baiklah, tapi saya boleh milih
sendiri, kan Bang?”
kesediaan partisipan untuk berkompromi, menerima perbedaan pendapat.
“Asal jangan pilih yang besar-besar, Bu. Nanti saya bisa rugi.”
“Iya, Bang. Yang penting saya dapat mangga yang bagus dan tidak busuk.”

HP Baru
Faktor Penyebab
Keberhasilan Negosiasi
Bukti Kutipan
Alasan yang disampaikan mampu meyakinkan ayah bahwa Rani sudah memerlukan HP
Tak hanya itu, Yah ... Rani iri sama teman-teman Rani yang dapat dengan mudah mengunduh materi pembelajaran, ngirim tugas, bahkan berdiskusi untuk mengerjakan tugas-tugas tanpa harus keluar rumah,”
Tidak memaksa pihak lain.
Mendengar penjelasan Rani, ayah melepas kaca matanya dan menatap Rani dengan lembut. “Sebegitu pentingkah HP itu bagimu, Nak?”
Kesediaan partisipan untuk berkompromi, menerima perbedaan pendapat.
Ayah akan membelikan HP untuk Rani, asal ....” ayah seakan sengaja menggoda Rani.
“……………………
“Asal Rani rajin belajar dan berjanji akan menggunakan HP itu untuk hal-hal yang positif.”

  
Terima Kasih Bu Mia
Faktor Penyebab
Keberhasilan Negosiasi
Bukti Kutipan
Alasan yang disampaikan mampu meyakinkan Bu Mia bahwa keterlambatan bukan disengaja dan ulangan perlu ditunda
“Iya, Bu. Sekali lagi maafkan, kami. Kami kelelahan, Bu. Tadi baru saja ujian lari mengelilingi stadion 2 kali.”
Tidak memaksa pihak lain.
“Belum sempat, Bu. Kami takut ketinggalan ulangan,” jawab Lia tetap dengan sopan. “Kalau boleh, kami minta waktu sepuluh menit untuk minum dan ganti baju, Bu. Biar badan kami segar.”
kesediaan partisipan untuk berkompromi, menerima perbedaan pendapat.
“Ya sudah, kalian istirahat 15 menit. Ulangannya minggu depan saja. Nanti kita latihan soal saja,”